Translate

Minggu, 02 November 2014

Dari Hati Seorang Insan Biasa


Siapa akuHidupku biasa-biasa saja.. Ada bahagia dan gembira, aku menikmatinya. Kadang suka kadang duka, ada pula ragu dan bimbang, ada canda dan Tawa.. Semuanya berjalan begitu seadanya. Dimana aku pun serius sedemikian rupa apabila
ada masalah. Namun, saat keharuan dan kesedihan menghampiri, tanpa malu aku pun dapat menangisi.. Begitu banyak peristiwa hidup yg kualami, kusediakan waktu untuk menuliskannya… Setiap waktu dalam kesibukan, aku tetap menjalin komunikasi dengan siapa saja. Sungguh, semangatku tak pernah berhenti… Malam ini aku berintrospeksi diri.. Diringi doa kepada yg Ilahi untuk membuka kesadaran dan nurani..

Sudah bersyukurkah aku? Setiap hari selalu berganti ada pagi, siang, sore dan malam. Setiap saat ada kejadian2 lucu, menyenangkan, tak terduga bahkan saat2 sedihpun juga tak luput. Lalu, kenapa aku menulis hari ini? Ada satu hal yg membuatku ingin meluapkan segala unek2ku lewat tulisan ini. Akhir2 ini sering membayangkan hal2 yg sangat tidak masuk akal. 



Sudah menjadi sifat manusia bahwa ketika dia sedang berada dalam kebahagiaan seperti diberi kekayaan yang berlimpah, sukses dalam karir/pekerjaan, bisnis yang dijalankan maju pesat maka dia lupa bahwa semua itu adalah nikmat dari Allah sehingga banyak manusia terlena dan lupa akan kewajibannya. Lain halnya ketika sedang terpuruk maka dia akan mendekat pada Tuhannya memohon dan berdoa agar terlepas dari segala penderitaan. Padahal, satu hal yang sering dilupakan oleh banayak manusia bahwa segala sesuatu yang dimiliki, dirasakan dan diterima merupakan nikmat dari Allah SWT. Pertanyaanya adalah sudahkah manusia bersyukur atas semua nikmat yang diperolehnya?

Coba kawan2 lihat salah satu cuplikan berikut ini :


Beliau (Nick Vujicic) adalah seorang motivator yg sejak lahir tidak memiliki tangan dan kaki, samapi saat ini yg menjadi motivasi dan inspirasi saya hidup di dunia ini. Sekarang coba lihat kita yang mempunyai tangan lengkap, kaki lengkap, mata lengkap dan lain sebagainya. Sekarang pertanyaanya, sudahkah kita bersyukur? Sudahkah kita menyukuri apa yang telah diberikan oleh Allah pada kita? Begitu banyak dari kita yang masih mau melakukan hal-hal yang dilarang oleh Syariat Islam, dan hal itu menunjukkan kalau mereka tidak bersyukur. Padahal bersyukur itu tidak hanya dengan mengucapkan Alhamdulillah saja, akan tetapi bersyukur yang dengan bentuk lain yaitu kita harus menggunakan semua yang telah diberikan oleh Allah SWT untuk hal-hal yang baik, bukan untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.

Bersyukur itu memberikan 3 manfaat :

1. Mendapatkan Ridlo dari Allah, berdasarkan firman Allah ;
Jika kalian (manusia) bersyukur, maka Allah akan senang (ridlo) pada kalian.
2. Terhindar dari siksa Allah, berdasarkan firman Allah ;
Allah tidak akan menyiksa kalian jika kalian bersyukur dan beriman, Allah maha bersyukur dan maha mengetahui (QS Anisa ; 147)
3. Bertambah nikmat, sesuai janji Allah ;
Seandainya kalian bersyukur pasti Aku (Allah) menambah nikmat pada kalian dan seandainya kalian kufur (atas nikmat-Ku) sesungguhnya siksaKu amat berat (QS Ibrahim ; 7)
aku hanya manusia biasa yang terus mengikuti pelajaran dan mengejar nilai-nilai untuk pertimbangan kenaikan kelas berikutnya.
Bahwa kini dalam diriku masih begitu banyak kekurangan, harus terus memperbaiki diri, dengan terus berintrospeksi diri dan merenungi demi kecermerlangan nurani yang telah terkotorkan oleh keduniawian hidupku.
Bahwa aku selalu berharap, para sahabat untuk mengerti dan terus memotivasi agar aku lebih percaya diri lagi dalam menulis dan menatap hari-hari.
Dan yang perlu dicatat adalah, bahwa apa yang tertulis di blog ini adalah bukan untuk menggurui atau menyadarkan siapa-siapa.
Akhirnya, marilah kita mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita dengan melakukan hal-hal yang baik dan memberi manfaat pada yang lain. Itulah bentuk syukur yang memang seharusnya dilakukan oleh kita. Semoga bermanfaat :)

Buatlah keputusan dengan kata hati.. Nikmatilah kehidupan dengan rasa syukur.. Hadapilah persoalan dengan keikhlasan.. Jadikan kejujuran dan kesabaran sebagai pegangan untuk berpijak.. Lewati hari dengan senyum terindah.. Tak ada yg abadi semua hanyalah ilusi.. Tak ada yang sempurna jadikanlah apa adanya diri kita.. 

Tidak ada komentar: